perfectelle

Any painkiller has side effects. Use with cautions.

Papa Saya Bukan Pilot-In-Command

Press Release
Pernyataan Pihak Keluarga Alm. Marsma (Purn.) dr. Norman T. Lubis, Sp.M(K)

Oleh : dr. Nindya Zanaria Lubis
Putri ke-3 Alm. Marsma TNI (Purn.) dr. Norman T. Lubis, Sp.M(K)
email: nindyalubis@gmail.com

Alm. Marsma TNI (Purn.) dr. Norman Tagor Lubis, Sp.M(K) bergabung dengan Ikatan Dinas TNI-AU pada tahun 1968 setelah menyelesaikan pendidikan S1 Kedokteran Unpad. Setelah menjadi dokter, pada tahun 1977 beliau menerima lisensi Penerbang Kelas III TNI-AU untuk light aircraft. Pada tahun 1980, beliau memperoleh Private Pilot License (PPL) dari Aero Club Aviantara. Kemudian Aero Club Aviantara bergabung di bawah naungan Federasi Aero Sport Indonesia (FASI). Beliau, ayah saya, adalah pembina Pordirga Pesawat Bermotor FASI Provinsi Jawa Barat, dan dapat dikatakan adalah juga penyandang dana.
Rating (macam pesawat yang dapat dikemudikan) yang dimiliki oleh ayah saya mencakup pesawat Bravo, P2L 104 G Gelatik, Piper L 46, Cessna 150, dan Cessna 180. Ayah saya telah terbang selama puluhan tahun dengan jam terbang lebih kurang 5000 jam. Ayah saya tidak memiliki izin terbang aerobatic. Ayah saya adalah orang yang sangat teratur dan disiplin, beliau tidak pernah menyalahi aturan maupun melakukan sesuatu di luar keahliannya. Setiap hari Sabtu dan Minggu pagi, beliau rutin melakukan fun flight. Sedari kami, ketiga putrinya, membuka mata dan melihat dunia, kami kerap dibawa terbang oleh ayah kami. Ayah saya tidak pernah melakukan penerbangan aerobatic selama hidupnya.
Pada hari Jumat (28/9/2012), usai shalat maghrib berjamaah di tempat kerjanya, Bandung Eye Center, bersama dr. Budiman, Sp.M(K) dan dr. Andika Prahasta, Sp.M(K), ayah saya melakukan pembicaraan telepon tentang persiapan pesawat yang akan dipinjam keesokan harinya. Dr. Budiman sempat berkomentar setelah mendengar pembicaraan telepon tersebut, “Terbang lagi, Dok? Kan tadi sudah?” Ayah saya ketika itu menjawab, “Ah tidak, itu Toni mau pinjam pesawat.” Sore harinya sebelum praktek, ayah saya – bersama Alm. Letkol TNI (Purn.) Toni Hartono – memang sempat mengisi acara Bandung Airshow menggunakan pesawat Bravo AS-202 bernomor LM-2003. Pesawat itu dihibahkan untuk guna pakai kepada FASI oleh TNI-AU, yang kemudian diurus dan di-maintain dengan dana pribadi oleh ayah saya sejak tahun 2008.
Pada hari Sabtu (29/9/2012), berdasarkan keterangan dari Capt. Doddy Atmadja, untuk mengisi acara Bandung Airshow, FASI Flight terdiri dari 2 pesawat yaitu Bravo LM-2003, dan Gelatik IN-033 yang dikemudikan oleh Doddy. Kegiatan FASI Motor itu dijadwalkan take off pada pukul 11.20 dengan ketentuan radius 5 Nm No Vertical dengan LO Ltt Sus Satrio U.
Berdasarkan keterangan para saksi mata, yaitu para rekan ayah saya dari Pordirga Pesawat Bermotor FASI Provinsi Jabar yang terdiri dari Doddy, serta selaku para teknisi adalah Serma Sunarto sebagai petugas pemadam kebakaran dan Peltu Kusmantoko Hadi sebagai mekanis, ayah saya duduk di seat kanan. Fariz (14), putra Alm. Toni Hartono pun hadir dan menyaksikan. Sebagai catatan penting, di dalam aturan standar internasional, pilot-in-command selalu duduk di sebelah kiri walaupun keduanya dapat disebut captain pilot karena memiliki lisensi terbang.
Doddy, yang dijadwalkan terbang dengan Gelatik selama 5 menit sementara Bravo dijadwalkan terbang selama 10 menit sempat berkomunikasi dengan Alm. Toni Hartono selaku pilot-in-command Bravo. Begitu pula dengan keterangan dari ketiga petugas tower Lanud Husein Sastranegara yang sedang bertugas saat itu yaitu Bashori, Suhardi, dan Suharyanto yang selalu berkomunikasi dengan Alm. Toni Hartono selaku pilot-in-command. Transkrip rekaman komunikasi dengan tower tersedia.
Pada Flight Plan yang ditulis oleh Doddy, dan juga Surat Izin Terbang (SIT) yang diketik oleh Sunarto, ayah saya memang dicantumkan sebagai pilot-in-command maupun Penerbang I. Hal itu dikarenakan pada ketentaraan, pangkat ayah saya lebih tinggi daripada Alm. Toni Hartono. Segala sesuatunya sesuai prosedur dari start engine, taxiing, hingga take off.
Untuk selanjutnya, keterangan para saksi telah dijelaskan kepada Bagian Keselamatan dan Kerja (Lambangja) TNI-AU selaku yang berwenang untuk mengadakan penyelidikan.
Kami selaku pihak keluarga dan kerabat telah mengikhlaskan kepergian beliau. Tanpa bermaksud untuk mengungkapkan apa yang telah lalu dan diikhlaskan, press release ini dibuat untuk memberikan keterangan yang benar dan kami yakini benar agar tidak terjadi kesimpangsiuran berita dan adanya berita yang tidak sesuai dengan kebenaran berdasarkan fakta yang ada. Kebenaran adalah kebenaran dan hendaknya kita sebagai manusia yang bermoral dan beretika hanya mengacu pada kebenaran.

Bandung, 13 Oktober 2012

Sesaat sebelum kecelakaan BAS 2012

Sesaat sebelum kecelakaan. Alm. ayah saya duduk di kokpit kanan. Alm. Toni Hartono bersiap masuk kokpit kiri. Terlihat Kusmantoko sedang bersiap memakaikan safety belt dan Sunarto bersiap memasang alat pemadam kebakaran.

Disunting oleh: Mariska Lubis
Foto: dok. Doddy Atmadja

Artikel telah dimuat di kompas.com

Teruntuk Papa tersayang. Terbanglah dengan cinta dan doa.

Iklan

3 comments on “Papa Saya Bukan Pilot-In-Command

  1. andang
    Oktober 24, 2012

    hormat buat bapak Norman….
    “Being PILOT was mistake..as destiny define us to be part of the land.. but the mistake makes us proud, cause not everyone can do that…”

  2. Rudy Kapitan
    Oktober 25, 2012

    Salah seorang Marsekal yang mengajarkan kami untuk selalu disiplin ketika terbang di Aviantara Aeroclub Nasional Bandung. Saat kejadian 29 September 2012 memang Dr. Norman duduk di kursi sebelah kanan hanya sebagai observer. PIC-nya adalah Pak Toni. Mba Nindya terima kasih untuk tulisannya.

  3. rea
    Mei 11, 2013

    we have similar life story in this case.
    my dad was a commercial airline pilot and his plane was lost (until now). you might guess which case i meant.
    my dad loves to fly, i guess that’s why god decide to take him when he did the thing he love. that goes to your dad too, maybe.
    i hope mine and yours are doing good up there 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Oktober 15, 2012 by in Uncategorized and tagged , , .
%d blogger menyukai ini: