perfectelle

Any painkiller has side effects. Use with cautions.

Zodohku (Maunya Kudirimu) oleh @zodiakgembira

Beberapa hari lalu, suatu malam begitu sampai Bandung dari Jakarta, sebuah amplop mungil berisi kantong merah centil wangi potpourri berisi memory card tergeletak di atas kasur saya. Tidak sabar saya buka isinya di laptop, dan terpampanglah file berjudul “Zodohku (Maunya Kudirimu)“.

Nyeleneh sekali, ya, namanya? Sesuai dengan karakter pengarangnya, dukun Zodiak Gembira, kawan saya Sundea. Saya bukan orang yang sangat fanatik terhadap zodiak, walau harus diakui kadang hal yang satu itu memang menarik. Apalagi bila membicarakannya dengan Dea. Mbak Dukun satu ini yang pertama kali memberitahu saya bahwa sebetulnya zodiak orang bukan hanya dipengaruhi satu rasi bintang yang menjadi Sun (zodiak)-nya, ada juga Moon yang menjadikan suatu rasi bintang, entah sama atau tidak dengan rasi bintang yang terletak pada Sun, mempengaruhi emosi orang itu. Begitu juga dengan Venus yang mempengaruhi sifat seseorang dalam percintaannya, dan rising sign (lengkapnya dapat dibaca di sini).

Saya pertama kali membicarakan soal Zodiak Gembira ini dengan Dea sekitar enam bulan yang lalu. Ketika itu Dea menawarkan untuk membacakan kompatibilitas saya dalam urusan percintaan, dengan pacar atau siapapun yang ingin saya “prospek” asal tahu tempat tanggal lahirnya. Waktu itu karena memang masih jomblo dan tidak sedang dekat dengan siapa-siapa, saya malah iseng meminta Dea membacakan kompatibilitas Ayah-Ibu saya yang sudah menikah selama 40 tahun. Kami ingat, ketika Dea bilang bahwa mungkin pembacaan ini akan makan waktu karena ia sedang sibuk, saya berkata, “nggak apa, toh bokapnyokap gue nggak akan ke mana-mana.” Lalu seminggu kemudian ayah saya meninggal dunia. Jadi sebetulnya pembacaan ini bukan yang pertama Dea buatkan untuk saya, karena ia tetap membacakan kompatibilitas zodiak Ayah dan Ibu saya setelah itu. Saya beberapa kali mencoba menulis ulasan tentang itu, tapi entah kenapa selalu berakhir dalam draft yang tidak pernah selesai. Beberapa lama kemudian, saya bertemu dengan sesorang yang kebetulan juga teman Dea, yang kemudian jadi pacar saya. 😀 Lalu Mbak Dukun Dea, yang kini berkolaborasi dengan Mas Jin Hakim dalam Zodiak Gembira, kembali membacakan kompatibilitas zodiak, kali ini benar-benar untuk saya (dan pacar).

Begini cuplikan jabaran Dea tentang kami.

Image

Jadi menurut Dea, saya yang lahir di Bandung pada tanggal 27 Juli 1985 jam 07:55 ini adalah seorang Leo dengan Moon Sagitarius dan Venus Gemini. Dua unsur api dan satu unsur angin. Agak ngeri sendiri saya membayangkannya. 😛

Untuk jadi pasangan yang betul-betul kamu akuin, kamu masang standard yang tinggi banget kayaknya, Nin…

Leo butuh dipuja, tapi di sisi lain juga butuh orang untuk disayang, diurus, dan dilindungin. Kalo kamu tau pasanganmu butuh kamu banget, kamu bakal jadi sosok yang protektif dan total perhatian ke dia. Sebaliknya, kalo pasanganmu nolak perhatian kamu dengan cara yang nyentil pride kamu, kamu bisa ngamuk banget. Ngamuknya singa lumayan mengerikan meskipun biasanya sih nggak lama-lama.

Mungkin karena singa naturnya hutan, kamu butuh ruang yang luas untuk kebebasan. Ini dikuatin lagi sama Venus (planet yang ngerepresentasiin percintaan) kamu yang di Gemini dan Moon (planet yang ngerepresentasiin emosi) di Sagitarius. Gemini itu unsurnya angin, jadi naturnya terbang-terbang bebas, sementara Sagitarius itu rasi yang kata kuncinya “freedom lover”, maka demikianlah.

Venus Gemini bikin kamu jadi orang yang flirty. Kamu narik perhatian orang yang kamu taksir dengan ngajak dia ngobrolin sesuatu yang witty. Kamu juga berusaha nunjukin kalo kamu tau dan bisa macem- macem (ini didukung juga sama bawaan kamu sebagai Leo yang agak suka nonjolin diri).

Untuk beberapa hal, wibawa singa bikin kamu keliatan “berat”. Padahal pada dasarnya di hubungan kamu cuma kepengen seneng-seneng, kok, Nin. Soalnya kombinasi sun Leo – Venus Gemini – Moon Sagitarius bikin kamu jadi orang yang suka petualangan dan … punya kebutuhan seksual yang cukup tinggi kayaknya nih … ehehehe …

Baiklah. Itu harus saya akui BENAR BANGET. Hahaha. Enough said. Empat jempol untuk Dea. 😀

Dea juga menggambarkan pacar saya yang lahir di Palembang tanggal 18 November 1984 sebagai seorang Scorpio dengan Venus Capricorn dan Moon Virgo.

Umumnya orang-orang Scorpio ini hatinya setia karena mereka intens dan total sama pasangannya. Kalo sampe selingkuh, biasanya lebih karena urusan seks dan kebutuhan tinggi untuk terus nantang diri sendiri. Karena totalitasnya tadi, Scorpio agak posesif. Mereka nggak nyaman kalo pasangannya sayang sama sesuatu lebih daripada mereka. Nggak selalu harus cowok lain. Barang, temen, hobi, kerjaan, kadang juga bisa diliat sebagai “saingan”. Tapi di sisi lain, totalitas juga yang bikin orang-orang Scorpio nggak angin-anginan kalo jatuh cinta. Segalanya akan dia usahain, dia nggak ngitung kalo ngorbanin sesuatu. Dulu ngikutin Meteor Garden nggak? Inget Tau Ming Se? Nah … aku ngeduga Tau Ming Se itu Scorpio deh …

Sampai sini saya malah ngakak. Habis, pacar saya kalau dilihat-lihat beneran mirip Tau Ming Tse, sih… 😀 Well, walaupun saya baru kenal cowok ini sekitar lima bulan, sepertinya ada benarnya. Sebelum “jadian”, ia pernah tiba-tiba muncul jam dua pagi di rumah saya setelah saya mengatakan via text messenger suatu hal yang agak mencengangkan baginya. “Do you want something serious or do you just want to sleep with me? It’s much easier on the second one.” Mungkin itulah salah satu bentuk totalitas yang dilakukan seorang Scorpio terhadap sesuatu yang dikatakan oleh seorang Leo-Sagitarius-Gemini. 😛

Lunar Virgo punya sisi nggak percaya diri, gampang down kalo diintimidasi orang, meskipun sebagai Scoripo dia punya keberanian yang ngimbangin bawaan ini.

Nah, bagian ini menurut saya, yang sekali lagi baru mengenal cowok ini lima bulan, agak menyentil. Dea pernah bilang, bawaan seorang Leo seperti saya acapkali tampak mengintimidasi walau saya tidak bermaksud begitu. Hal ini sedikit menjelaskan beberapa clash yang kami alami.

Sebagai Scorpio, dia punya berbagai cara untuk narik perhatian dan naklukin gebetannya. Tapi pada dasarnya, Venus Capricorn bikin dia secara natural pasang posisi sebagai seseorang yang bisa dijadiin tempat rely ketika ngegebet orang.

Kalimat terakhir saya rasakan benar. Cowok ini datang di saat saya sedang berada di titik rendah sepeninggal ayah saya, dan masih trauma dengan hubungan sebelumnya. Setelah dua tahun sendiri, akhirnya saya luluh pada orang yang saya anggap bisa saya jadikan tempat bersandar. Selain itu, kalau menilik track record-nya pacar saya ini sepertinya memang selalu tertarik dengan cewek bermasalah. HAHAHAHAHA ups…

Untuk Scorpio, Nindya pasti tantangan. Venus Gemini bikin Nindya witty dan flirty. Kombinasi Moon Sagitarius – Sun Leo (dua- duanya unsur api) bikin Nindya seperti api. Panas, nyala, dan warnanya cerah narik perhatian.

Selain itu, kalian berdua sepertinya fits very well for sexual things. Kebutuhannya sama, staminanya sama, dan keberanian untuk eksplorasinya juga sepertinya sama. Aku sotoy, ya? Hihi … 😉

Sekalipun ujung-ujungnya suka jadi drama, Scorpio dengan segala ketotalannya rasi yang paling tau gimana bikin Leo ngerasa betul-betul diperjuangin dan istimewa.

Waduh? Sejujurnya saya nggak tahu apa yang bikin kami bisa bareng, hahaha. Kami berpacaran hanya selang seminggu dari kali pertama bertemu. Mungkin juga karena itu, ya.

Pada dasarnya kalian berdua ini sama-sama bold. Keras dan bukan “pengikut”. Kalo punya keinginan yang bersebrangan, susah ada yang ngalah. Kayaknya biasanya pacar kamu yang lebih ngalah, soalnya dia kan Lunar Virgo yang lebih sensitif dan punya sisi nggak suka konfrontasi juga. Untuk Nindya ati-ati kalo marah, untuk pacarmu, apapun yang Nindya “ledakin”, biasanya sifatnya sementara, kok.

Rasanya kalimat pertama itu terlalu tepat. Diskusi kami saya rasakan sering mentok karena kami sama-sama menolak dipimpin. Walaupun seperti yang juga Dea katakan bahwa sebenarnya bila merasa menemukan orang yang memenuhi standar, saya akan manut. Seperti singa pada pawangnya, haha.

Harus saya akui, hubungan kami cukup sulit karena selain natur kami seperti yang Dea gambarkan, kami juga menjalani hubungan beda kota antara Bandung dan Jakarta, selain kesibukan saya sebagai dokter di IGD dan dia yang (sangat) sering lembur di kantor membuat kami cepat ‘panas’.

Dea menggambarkan kami dengan sangat tepat di awal pembacaan, yaitu “kalian berdua ini tampaknya lumayan hahahahahahardcore hubungannya, ya”. Dea juga menggambarkan kami seperti Tau Ming Tse dan Sancai di film seri “Meteor Garden” dan bahkan menyisipkan lagu soundtrack-nya dalam paket. Hahaha. Walaupun secara fisik agak mirip dalam versi gelap (maaf, sedikit sadis. Hey, I’m a Leo still. :P), saya rasa pacar saya terlalu pendiam dibandingkan Tau Ming Tse, sih. 😛

Dalam paket, juga termasuk ilustrasi Hakim – yang juga kawan saya – yang merupakan interpretasi visual terhadap pembacaan zodiak Dea, di mana unsur saya terasa lebih dominan. Setelah saya tanyakan, Hakim menjelaskan bahwa tubuh dan daun menggambarkan pasangan saya yang lebih membumi dan memawangi ke-singa-an saya.

Image

Sayangnya, ilustrasi Hakim kali ini kurang tepat. Sebagai kawan baik saya yang cukup mengenal karakter saya namun tidak mengenal karakter pacar saya, Hakim cenderung menggambar dengan subyektif berdasarkan apa yang ia ketahui tentang saya sendiri. Karena, pacar saya gagal “memawangi” saya. Sesuai pembacaan Dea yang mengatakan bahwa hubungan kami tampak hardcore, natur kami memang banyak bertentangan di dunia nyata. Selain sifat bawaan seseorang, hal penting dalam suatu hubungan bagi saya juga adalah lingkungan, karena kami berasal dari habitat yang begitu berbeda sehingga pola pikir kami pun kerap berseberangan. Selain itu, hal yang tak kalah penting tentunya adalah komunikasi, sesuatu yang sangat mahal harganya bagi kami berdua yang memiliki kesibukan masing-masing dan terpisahkan oleh jarak antara dua kota.

Tepat di malam ketika saya pulang dan menemukan paket Zodiak Gembira di kamar saya, kami baru saja memutuskan untuk berjalan masing-masing setelah 5 bulan berpacaran. Dan memang tampaknya itulah jalan terbaik untuk saat ini. Bukan hanya karena natur zodiak kami yang berselisih. 🙂

*Informasi lebih lanjut tentang Zodiak Gembira bisa ditanyakan langsung via Twitter.

Iklan

One comment on “Zodohku (Maunya Kudirimu) oleh @zodiakgembira

  1. kristinemanalu
    Mei 13, 2013

    Reblogged this on kristinemanalu and commented:
    mmm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on April 5, 2013 by in Life, Review and tagged , , , , , .
%d blogger menyukai ini: