perfectelle

Any painkiller has side effects. Use with cautions.

Hari Kemilau Indonesia: Bangga Dengan Identitas Perempuan Indonesia

Jujur, kening saya agak berkerut ketika menerima undangan untuk memeriahkan Hari Kemilau Indonesia, Kamis (31/5/2013) kemarin di eX Jakarta. Setelah saya telisik, ternyata acara tersebut adalah bagian dari kampanye Shine With Pride milik Sunsilk Indonesia. Tentu semua perempuan Indonesia kenal Sunsilk, produk perawatan rambut yang begitu legendaris sampai kerap saya mendengar orang menggunakan majas metonimia merk tersebut untuk mengungkapkan produk shampoo apa saja, hehehe. Saya sedikit bingung karena saya sendiri anaknya cukup cuek, sejak potong rambut menjadi pendek sekali tahun lalu (dan kini dibiarkan gondrong dengan potongan tak jelas) saya hampir tidak pernah ke salon. Tapi saya ingat selintas, beberapa waktu lalu di media sosial sempat ada survey untuk memilihkan warna rambut untuk Raisa, penyanyi muda cantik jelita. Diwarnaikah atau tetap hitam, begitu kira-kira.

Maka kemarin siang, saya melangkah masuk Stark Bierhaus. Sayup-sayup terdengar suara wanita merdu bernyanyi dengan alunan musik akustik. Mata silindris saya sempat terpukau melihat panggung, wow, apakah itu Raisa? Ternyata bukan, melainkan band pembuka yang semua beranggotakan wanita, cantik-cantik berambut hitam lebat berkilau termasuk vokalisnya yang berambut panjang sampai-sampai saya kira Raisa, hehehehe.

image

Untungnya saya lalu menemukan teman-teman sesama blogger; Anita, Leoni, Connie, dan Twelvi. Kami perempuan-perempuan langsung heboh bersama. Maklum ya, perempewi, hahaha. Baru saat itu saya perhatikan, teman-teman saya pun rambutnya cantik-cantik, alami dengan warna hitamnya.

Atas: Leoni, saya Bawah: Anita, Connie, Twelvi

Atas: Leoni, saya
Bawah: Anita, Connie, Twelvi

Tidak lama kemudian acara dibuka oleh MC Indra Herlambang, yang sepertinya sukses membuat Anita (sangat) bersemangat. Saya masih belum terlalu ngeh tentang maksud dan tujuan acara ini. Mas Indra menjelaskan tentang survey yang dilontarkan di media sosial dan kilaumu.com sebelumnya. Ternyata, tidak kurang dari 7 juta wanita telah memberikan pendapatnya dalam survey itu! Angka yang fantastis, walaupun saya sendiri tidak ikut memilih. Kenapa? Karena saya sendiri walaupun kini membiarkan warna rambut alami saya, saya seringkali bergonta-ganti warna rambut sejak duduk di bangku SMP. Dari warna burgundy hingga pernah salah cat hingga muncul dengan rambut mirip wortel, juga dicat hitam legam. Pasalnya, saya memiliki warna rambut hitam, tapi tidak pekat. Beberapa hair stylist yang pernah mengerjakan rambut saya bilang, warna rambut saya blackbrown atau hitam kecoklatan. Ibu saya yang berambut coklat-merah yang mewariskan, sayangnya beliau tidak turut menurunkan kulitnya yang putih bening pada saya. Karena itu saya sering merasa tidak percaya diri dengan warna rambut saya dan sempat terobsesi mencari-cari warna yang paling sesuai. Sampai akhirnya bosan sendiri, lalu ketika memotong rambut menjadi sangat pendek tahun lalu, baru saya biarkan apa adanya.

Kemudian, Mas Indra memanggil Indriati Lim, Senior Brand Manager Sunsilk Indonesia ke atas panggung. Mbak Indri menjelaskan dari hasil survey yang dilakukan, ternyata, 4.2 juta dari 7 juta perempuan telah menetapkan Raisa untuk tetap berambut hitam. Hasil survey tersebut juga menunjukkan bahwa 94% perempuan Indonesia menyatakan berbangga memiliki rambut hitam. Setelah itu Mbak Dewi Utari, salah satu stylist papan atas yang nama, jasa, dan karyanya kerap muncul di media terkemuka turut naik ke panggung. Menurut Mbak Dewi, rambut hitam selain terlihat anggun, juga sering disebut effortless style dalam dunia fashion. Jangankan perempuan Indonesia, model Kaukasia pun tampak lebih fotogenik berambut gelap.

image (12)

Setelah sesi tanya-jawab pengunjung dengan Mbak Indri dan Mbak Dewi, dua wanita cantik dipanggil naik ke atas panggung dan langsung menarik pengunjung dan wartawan mendekat ke panggung untuk mengambil foto. Siapa lagi kalau bukan Raisa dan juga Titi Kamal, aktris yang terkenal dengan kecantikannya yang khas Indonesia. Keduanya bercerita tentang pengalaman masing-masing tentang rambut, perawatannya, dan suka-dukanya. Raisa bercerita soal kegalauannya memilih warna rambut, yang menjadi dasar survey yang dilakukan. Menurutnya, ia kini yakin akan mempertahankan warna rambut hitamnya. Raisa juga mengatakan bahwa asal rajin merawat dan keramas setiap hari, sebenarnya tidak perlu terlalu sering ke salon pun rambut bisa indah alami. Hmm, terdengarnya seperti saya, sih. Saya memang mencuci rambut setiap hari, dan saking cueknya saya jarang mengeringkan rambut dengan hair dryer seperti yang teman-teman saya lakukan. Mungkin justru karena itu rambut saya tidak rusak. Sementara Titi Kamal menceritakan pengalamannya yang pernah sampai menolak tawaran kerja karena harus mengubah warna rambut. Wow!

image (3)

Setelah itu ternyata masih ada satu lagi perempuan cantik yang naik ke atas panggung. Mbak Rieke Diah Pitaloka duduk berjejer dengan empat wanita lainnya. Semua tampak anggun dengan rambut indah masing-masing. Bagi saya, kata-kata Mbak Rieke lah yang kemudian paling berbekas di hati. “Rambut hitam adalah identitas perempuan Indonesia. Perempuan Indonesia yang mempertahankan dan bangga dengan warna rambut aslinya berarti percaya diri, dan percaya diri adalah kekuatan untuk menghadapi tantangan apapun di depan.” Tepuk tangan meriah langsung membahana.

Image

Dewi Utari, Indriati Lim, Raisa, Titi Kamal, Rieke Diah Pitaloka

Selesai acara talk show, kami dipersilahkan turun ke atrium mall. Pengunjung langsung disuguhi acara fashion show yang melibatkan model-model cantik yang tentunya semua berambut hitam, panjang, dan sehat. Titi Kamal membacakan puisi indah yang cuplikannya berbunyi, “…Hitam adalah pentas bagi kemilau yang akan menetas.” Hmm, saya jadi penasaran siapa yang menulis puisinya, soalnya bagus banget sih, hehe.

Lalu Mbak Rieke membacakan Deklarasi Hari Kemilau Indonesia dan menyematkan hair piece ke rambut Raisa sebagai simbol. Selamat Hari Kemilau Indonesia! 🙂

Image

Foto: @SunsilkID

Acara ditutup dengan mini concert Raisa, yang membawakan single “Kilaumu” secara live untuk pertama kalinya. Atrium eX langsung heboh dengan para fans-nya.

image (5)

Image

Foto: @SunsilkID

Perempuan Indonesia, cantik dengan apapun yang membuatnya percaya diri. Baik dengan rambut panjang, pendek, hitam ataupun diwarnai. Namun bagi saya pribadi, kini saya memilih untuk menyukuri anugerah alami yang saya miliki dan mempertahankan yang asli, serta merawat kemilaunya yang sejati. 🙂

Image

Rahne, saya, Leoni

Warna, pendek, panjang, hitam, cantik semua kan? :D

Hitam, warna, panjang, pendek, cantik semua kan? 😀

Perempuan-perempuan Indonesia. :)

Perempuan-perempuan Indonesia. 🙂

Klik kilaumu.com untuk informasi lebih lanjut.

Iklan

One comment on “Hari Kemilau Indonesia: Bangga Dengan Identitas Perempuan Indonesia

  1. veronika
    Agustus 20, 2013

    Selain rambut hitam yg bikin perempuan2 indonesia jd cantik, baju2 bertema batik yg dpake titi, raisa, rieke dll juga cantik2 makin menguatkan karakter perempuan indonesia…bravo perempuan indonesia,…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Mei 31, 2013 by in Review and tagged , , , , , , .
%d blogger menyukai ini: